Loading
Image
Kembali Ke Halaman Utama

MPMX Perkuat Profitabilitas, Laba Bersih Capai Rp539 Miliar hingga September 2026

30 Oktober 2026

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (“MPMX” atau “Perseroan”), perusahaan grup otomotif terkemuka di Indonesia dengan portofolio bisnis yang mencakup distribusi dan ritel sepeda motor, asuransi umum, transportasi, dan pembiayaan, hari ini merilis laporan keuangan tidak diaudit untuk periode sembilan bulan pertama 2026 (9M26).

Secara konsolidasi, Perseroan mencatat pendapatan bersih sebesar Rp11,98 triliun, relatif stabil dengan penurunan tipis 0,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Di tengah pendapatan yang relatif terjaga, Perseroan membukukan pertumbuhan laba bersih konsolidasian sebesar 23% YoY menjadi Rp539 miliar, didukung oleh perbaikan margin di berbagai segmen usaha.

Peningkatan profitabilitas tersebut juga tercermin dari laba kotor yang tumbuh 8% YoY menjadi Rp1,095 triliun dan laba usaha yang meningkat 19% YoY menjadi Rp585 miliar. Sejalan dengan itu, margin laba kotor meningkat menjadi 9,1% dari 8,5%, margin laba usaha naik menjadi 4,9% dari 4,1%, dan margin laba bersih menjadi 4,5% dari 3,7% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara segmentasi, kinerja Perseroan menunjukkan dinamika yang beragam, dengan perbaikan profitabilitas pada bisnis distribusi dan ritel serta transportasi, sementara bisnis pembiayaan berhasil memperkecil rugi bersih.

Segmen Distribusi & Ritel membukukan kinerja yang relatif stabil pada sembilan bulan pertama 2026 (9M26), didukung oleh pertumbuhan pada bisnis ritel dan layanan purna jual yang membantu mengimbangi perlambatan penjualan sepeda motor pada bisnis distribusi.

Pada bisnis distribusi, pendapatan penjualan sepeda motor MPMulia menurun 1% YoY menjadi Rp9,41 triliun, sementara pendapatan dari penjualan suku cadang meningkat 7% YoY menjadi Rp1,14 triliun. Di sisi lain, bisnis ritel MPMMotormencatatkan pertumbuhan pendapatan penjualan sepeda motor sebesar 8% YoY menjadi Rp2,58 triliun, serta kenaikan pendapatan layanan purna jual sebesar 9% YoY menjadi Rp79 miliar.

Secara keseluruhan, pendapatan bersih segmen meningkat tipis 0,2% YoY menjadi Rp11,31 triliun. Laba kotor tumbuh lebih tinggi sebesar 9% YoY menjadi Rp987 miliar, dengan margin laba kotor meningkat menjadi 8,7% dari 8,0% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada segmen bisnis asuransi, MPMInsurance membukukan pendapatan asuransi sebesar Rp672 miliar, atau menurun 6% YoY. Pendapatan dari lini asuransi properti tumbuh 6% YoY menjadi Rp297 miliar, sehingga membantu mengimbangi penurunan pendapatan asuransi kendaraan bermotor sebesar 6% YoY menjadi Rp177 miliar dan pendapatan asuransi lainnya sebesar 21% YoY menjadi Rp198 miliar.

Di tengah penurunan pendapatan, biaya jasa asuransi turun 7% YoY menjadi Rp561 miliar, sehingga membantu membatasi penurunan hasil jasa asuransi menjadi 3% YoY, atau sebesar Rp112 miliar. Rasio klaim meningkat menjadi 39,9% dari 35,1% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, hasil investasi tercatat sebesar Rp32 miliar, atau turun 20% YoY, dipengaruhi oleh lebih rendahnya pendapatan keuangan dan pendapatan lainnya.

Di segmen bisnis transportasi, MPMRent tetap mampu meningkatkan profitabilitas di tengah penurunan volume operasional. Pendapatan bersih tercatat sebesar Rp1,09 triliun, atau menurun 3% YoY, seiring berkurangnya jumlah armada yang disewakan dan volume penjualan mobil bekas.

Meski demikian, laba kotor meningkat 10% YoY menjadi Rp240 miliar, dengan margin laba kotor naik menjadi 22,0% dari 19,4% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut didukung oleh pengelolaan biaya yang efektif serta komposisi bisnis yang lebih optimal, terutama pada bisnis penjualan mobil bekas.

Sementara itu, di segmen bisnis pembiayaan, JACCS MPMFinance Indonesia terus mengedepankan kualitas aset dan keberlanjutan kinerja portofolio melalui penerapan strategi bisnis yang lebih selektif dan prudent. Sejalan dengan pendekatan tersebut, pendapatan bersih tercatat sebesar Rp437 miliar, atau menurun 43% YoY.

Perbaikan kualitas aset dan disiplin dalam pengelolaan biaya turut mendukung penurunan beban operasional sebesar 48% YoY menjadi Rp383 miliar. Rugi bersih segmen berhasil diperkecil sebesar 73% YoY, dari Rp164 miliar pada sembilan bulan pertama 2025 menjadi Rp45 miliar pada periode yang sama tahun 2026.

Beatrice Kartika, Grup CFO MPMX, menyampaikan:

“Kinerja sembilan bulan pertama 2026 menunjukkan bahwa Perseroan mampu menjaga pendapatan tetap stabil sekaligus meningkatkan profitabilitas. Perbaikan margin pada bisnis distribusi dan ritel serta transportasi, disertai berkurangnya rugi bersih pada bisnis pembiayaan, menjadi perkembangan positif bagi kinerja Grup. Ke depan, kami akan tetap berfokus pada pengelolaan biaya yang disiplin, kualitas aset, dan optimalisasi bauran bisnis untuk menjaga kinerja Perseroan secara berkelanjutan.”

****

Tentang PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk ("MPMX") adalah perusahaan konsumer otomotif terkemuka di Indonesia, didirikan pada tahun 1987 oleh William Soeryadjaya. MPMX adalah perusahaan yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan secara mayoritas dimiliki oleh Saratoga Group.

Visi MPMX adalah memiliki dampak positif pada kehidupan melalui mobilitas pintar dan integrasi sosial. Dengan kekuatan kolektif, kami bertujuan untuk memberikan produk dan layanan yang paling relevan kepada orang-orang di ekosistem kami melalui inovasi. Bisnis kami meliputi spektrum solusi mobilitas yang luas, dari penjualan dan distribusi motor dan mobil, suku cadang dan pelayanan aftermarket, pelayanan transportasi, serta jasa keuangan.

Untuk informasi lebih lanjut dapat mengunjungi www.mpmgroup.co.id atau menghubungi:

Media Inquiries 
Natalia Lusnita
Corporate Communication
[email protected]

 

Investor Inquiries
Samuel Purwanto
Investor Relations
[email protected]


Siaran Pers Lainnya

Image

September 2026

Dari Pesisir hingga Laut, MPMX Lanjutkan Kontribusi Pelestarian Lingkungan di Labuan Bajo

Image

September 2026

Meriahkan Harpelnas, AUKSI Luncurkan Program "SELLA: SAFEtember Lelang Lebih Aman"

Image

Agustus 2026

Sambut Pergerakan Pasar Mobil Bekas, AUKSI Bagikan Tips Anggaran dan Rangkaian Promo

whistle Jadilah Whistleblower